Terbaru, Terbaik & Pilihan !

DVD Porno Tetap Laris di Bulan Ramadhan

Posted by: Jaudy on: September 11, 2008

JAKARTA, RABU- Di bulan Ramadhan ini, para pedagang DVD/VCD porno tetap saja bebas menggelar dagangannya di Pasar Harco Glodok, Jakarta Barat. Mereka memang tidak memajang dagangannya secara mencolok di bagian depan pasar seperti biasanya, tetapi juga tidak sembunyi-sembunyi.

Pantauan Kompas.com sepanjang Selasa (9/9) kemarin, para pedagang tidak menggelar dagangan di bawah tangga penyeberangan seperti biasanya. Mereka juga tidak agresif menawarkan kepada setiap pejalan kaki yang melintas.

Akan tetapi, begitu masuk ke lantai tiga, sebuah kios besar tetap saja menggelar film-film dengan gambar seronok itu di sebuah kotakan besar. Pengunjung juga bebas memilih-milih film yang disukai tanpa risih atau takut digerebek polisi.

Berbeda dengan di bawah tangga yang pedagangnya seperti tiarap, di lantai tiga ini para pedagang bebas menawarkan dagangannya kepada pengunjung. “Bulan puasa tetap aja jualan, karena yang mencari juga banyak,” kata Rio, salah satu penjual.

Para pedagang melakukan aktivitas sejak pukul 09.00 hingga pukul 17.00. Mengenai larangan berjualan film porno, mereka seperti tak peduli dengan alasan peminatnya juga banyak. Soal razia? “Kalau ada sebelumnya kita akan diberitahu,” tambah Rio.

Menurut dia, keuntungan berjualan DVD/VCD, termasuk film porno, sebenarnya tidaklah terlalu besar. Hanya Rp 1.000 per keping. Tapi karena yang terjual bisa sampai 100 keping per hari, keuntungan yang dia dapat lumayan besar, sekitar Rp 100.000 per hari. “Kalau akhir pekan ya lumayan. Biasanya lebih banyak,” katanya.

Rio mengakui, selama bulan Ramadhan aktivitas penjualan film porno memang menurun, dari biasanya sekitar Rp 500.000 atau 100 keping, sekarang tinggal sekitar 75 keping.

Sumber: kompas.com

Indonesia Resmi Keluar dari OPEC

Posted by: Jaudy on: September 11, 2008

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat mengikuti salah satu sidang OPEC.

WINA, RABU - Indonesia resmi menghentikan sementara keanggotaannya dari Organisasi Negara pengekspor Minyak (OPEC).

“Konferensi dengan menyesal menerima permintaan Indonesia untuk menghentikan sementara keanggotaan penuhnya dalam organisasi dan mencatat keinginan untuk dapat bergabung kembali dalam waktu tak terlalu lama,” ujar OPEC dalam sebuah pernyataannya pada akhir pertemuan di Wina, Rabu (10/9), seperti dikutip AFP.

Sebelumnya, pada Mei lalu Indonesia mengumumkan akan keluar dari kartel eksportir minyak tersebut karena telah menjadi importir neto minyak.

Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Purnomo Yusgiantoro mengatakan, bila status Indonesia sudah kembali sebagai eksportir, mungkin saja akan kembali bergabung dengan organisasi yang beranggotakan 13 negara itu.

Sumber: kompas.com

Tiba-tiba Nia Andina Berubah Jadi Laki-laki

Posted by: Jaudy on: September 10, 2008

Nia yang dilahirkan sebagai perempuan (lihat foto) sekarang berubah menjadi Nizar yang berkelamin laki-laki.

TANGERANG — Hari ke-4 puasa Ramadhan, Kamis (4/9) lalu, tampaknya menjadi hari bersejarah bagi Nia Andina (14). ABG (anak baru gede) yang terlahir sebagai perempuan ini kaget karena tiba-tiba ada yang menonjol pada alat kelaminnya seperti alat kelamin laki-laki.

Hari itu, seusai berbuka puasa, tanpa sebab yang dia tahu, tiba-tiba ada perubahan drastis pada alat kelamin di tubuhnya. Saat itu, Nia hendak berangkat shalat tarawih. Karena ada perubahan pada alat kelamin tersebut, dia bingung apakah harus bergabung dengan jemaah laki-laki atau jemaah perempuan. Juga apakah dia harus menggunakan mukenah atau baju koko dan bersarung.

Akhirnya Nia memutuskan tidak berangkat shalat tarawih di masjid kampungnya, Jalan Maulana Hasanudin RT 02 RW 02 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Tangerang.

Sukarsih, bibi Nia, penasaran ketika mengetahui keponakannya itu tidak tarawih. Sukarsih lantas menanyakan alasan anak bungsu dari pasangan Guntur Gunawan (48) dan Neneng Rohayatin (45) itu tidak tarawih.

“Saya bingung mau tarawih di masjid bareng ibu-ibu atau sama bapak-bapak,” tutur Nia kepada Sukarsih. “Memangnya kenapa?” tanya sang bibi. “Saya punya (maaf) titit,” jawab Nia, seraya meminta sang bibi untuk tidak mengungkapkan pembicaraan itu kepada orangtuanya.

Sukarsih yang mendengar jawaban tersebut heran dan tidak percaya. Apalagi Sukarsih sering memandikan Nia saat dia kecil, dan yakin keponakannya itu perempuan.

Hanya saja, sempat terbersit tanda tanya di benak Sukarsih ketika melihat tingkah laku keponakannya itu yang lebih suka bermain sepak bola atau dolanan dengan anak lelaki lainnya.

Keesokan harinya, karena penasaran, Sukarsih membawa Nia ke Puskesmas Cipondoh, Tangerang, untuk diperiksa. Hasil diagnosa sementara, Nia dinyatakan laki-laki. Namun, puskesmas menganjurkan Nia diperiksa lebih lanjut ke RSUD Tangerang. RSUD Tangerang pun memberikan hasil diagnosa yang sama. Untuk lebih menguatkan observasinya, RSUD merekomendasikan Nia diperiksa di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Di RSCM,  kelamin Nia di-USG. Hasil pemeriksaan, Sabtu (6/9), menyebutkan bahwa Nia memiliki penis sepanjang 3 cm, testis positif dengan volume 6 ml.
Namun, saat Sukarsih meminta RSCM mengeluarkan surat pernyataan jenis kelamin Nia adalah laki-laki, pihak rumah sakit menyatakan bahwa untuk itu harus dilakukan pemeriksaan kromosom yang memakan biaya sekitar Rp 2,5 juta.

Karena keterbatasan biaya, akhirnya keluarga memutuskan menunda pemeriksaan. “Dari mana kami dapat uang sebanyak itu?” tanya Sukarsih. Kendati demikian, yakin dengan hasil USG yang menyebutkan jenis kelamin Nia adalah laki-laki, oleh orangtuanya Nia lantas dibawa ke tukang sunat H Samui di desa setempat pada Sabtu (6/9) itu juga. Nia dikhitan.

Selain itu, Nia juga dibawa ke seorang tokoh agama setempat, H Syahroni. Sejak saat itu, nama Nia Andina pun diganti oleh ustadz H Syahroni dengan nama baru, yaitu Nizar Ramadhan.

Tak pelak berita tentang perempuan berubah menjadi laki-laki segera tersebar luas. Warga Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, pun geger. Ada yang kaget, terkagum-kagum, dan banyak pula yang tidak percaya terhadap perubahan yang dialami Nia.

Namun, bagi Nia sendiri, kejadian tersebut dianggapnya sebagai anugerah. Sebab, Nia yang sudah dianggap wanita sejak dilahirkan, memang lebih senang bermain dengan laki-laki. Nia yang sejak kecil selalu mengenakan jilbab saat bersekolah juga merasa lebih menyatu jika berkumpul bersama teman-temannya yang lelaki. “Saya justru tidak sreg berada di antara teman-teman perempuan,” aku Nia.

Nia dilahirkan 14 tahun silam di Cirebon dari rahim Neneng Rohayatin, dengan  bantuan seorang bidan desa. Saat lahir, bentuk alat kelaminnya seperti alat kelamin anak perempuan pada umumnya. Tak terlihat tanda-tanda dia berkelamin ganda.
Namun, seiring dengan pertambahan usia dan pertumbuhan fisiknya, Nia ternyata lebih suka bermain dengan anak-anak lelaki. Meski dalam data diri di rapor sekolahnya jelas disebut sebagai perempuan, perilaku Nia tomboi. Kendati demikian, sejauh itu dia tak merasakan ada hal yang aneh.

Dengan jenis kelamin dan nama baru, orangtua Nia (yang kini jadi Nizar Ramadhan) memutuskan memindahkan sekolah anaknya dari SMP Muhammadiyah 4 Cipondoh. Siswa kelas III SMP itu kini sekolah di lingkungan Pondok Pesantren Al-Mubarok, Cipondoh. (warkot)

Sumber: kompas.com

Jakarta Buru Koordinator Pengemis

Posted by: Jaudy on: September 7, 2008

Seorang anak menggendong anak balita meminta-minta di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (21/1).

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memburu para koordinator pengemis yang membawa mereka ke Ibu Kota setiap Ramadhan. Jumlah pengemis dan gelandangan bertambah sampai ribuan orang dan menjadi masalah sosial tersendiri. Para koordinator pengemis itu akan diancam kurungan sampai tiga bulan sesuai Peraturan Daerah Ketertiban Umum.

”Sangat sulit menertibkan ribuan pengemis yang ada di Jakarta saat Ramadhan. Untuk menyiasatinya, Pemerintah Provinsi akan fokus memburu para koordinator pengemis,” kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Muhayat, Jumat (5/9) di Jakarta.

Menurut dia, jika para koordinator itu dapat ditangkap, para pengemis di bawahnya akan lebih mudah dikendalikan. Mereka biasanya berkumpul di lokasi-lokasi yang sama pada malam hari dan si koordinator akan mengantar mereka ke lokasi kerja pada pagi hari.

Perburuan terhadap para koordinator pengemis akan dilakukan dalam operasi tertutup. Saat ini Pemprov DKI sedang mempertimbangkan untuk menghukum koordinator pengemis dengan kurungan tiga bulan sesuai Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Ketertiban Umum atau menyerahkannya ke polisi dengan tuduhan eksploitasi manusia.

Pengamatan Kompas, para pengemis itu tersebar di perempatan jalan besar dalam kelompok tujuh sampai 10 orang, beberapa di antaranya anak balita. Rian (10) mengatakan, dia datang dari Jawa Timur dibawa pamannya. Rian tinggal di gubuk di belakang sebuah apartemen. ”Saya di sini hanya enam bulan, tapi teman yang lainnya katanya sampai satu tahun,” kata Rian yang sering mengemis di angkutan kota.

Para pengemis juga beroperasi di pasar-pasar tradisional, depan pusat perbelanjaan, dan di sekitar tempat jajan di pinggir jalan. Seperti di depan International Trade Center (ITC) Cipulir dan ITC Mangga Dua, pusat jajanan malam hari Jalan Abdul Salim (Sabang), Pasar Tanah Abang, dan sekitar Stasiun Jatinegara.

Di Bekasi, sekitar 60 gelandangan dan pengamen jalanan terjaring Operasi Ketertiban yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Bekasi. Beberapa di antara mereka anak-anak yang menjadi pengamen dan yang diajak mengemis oleh ibunya.

Kepala Dinas Sosial, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bekasi Zaki Oetomo mengatakan, operasi penegakan peraturan daerah K-3 tetap digelar selama Ramadhan ini. Para pengemis dan pengamen yang tertangkap akan didata dan diberi pengarahan mengenai larangan mengemis.

Sumber: kompas.com

10 Hal yang Tak Bisa Dibeli dengan Uang

Posted by: Jaudy on: September 7, 2008

Kita sering membicarakan tentang uang; bagaimana mendapatkan banyak uang, bagaimana mengatur pengeluaran, berapa yang ditabung, serta diinvestasikan di mana. Kita sibuk merencanakan, memikirkan, dan mengkhawatirkan uang yang kita miliki, sehingga seolah-olah uang adalah hal yang paling penting di dunia.
Uang memang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat kita bisa melakukan banyak hal dibandingkan jika kita tak memilikinya. Tetapi sepenting-pentingnya uang, sebanyak apa pun pundi-pundi uang Anda, ada hal-hal yang tak bisa dibeli olehnya.
Kehilangan waktu
Uang tak akan mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, waktu 24 jam tersebut akan hilang dan tak akan pernah kembali. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyatakan perhatian dan kasih sayang Anda pada orang tercinta, sebelum waktu itu berlalu.
Kebahagiaan
Memang kedengarannya klise, uang tak bisa membeli kebahagiaan. Tapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat Anda merasa senang karena bisa membiayai liburan, membeli elektronik terkini, atau mobil paling cepat. Tapi setumpuk uang tak kan pernah bisa menghadirkan kebahagiaan yang nyata yang berasal dari dalam hati kita. Kebahagiaan jenis ini hanya datang dari hubungan yang membahagiakan serta dukungan dan cinta dari keluarga.
Kebahagiaan Anak
Untuk memberikan sandang dan pangan yang layak kepada buah hati memang dibutuhkan uang. Tapi uang tak bisa memberikan rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik, serta kepandaian, pada anak-anak. Hal itu merupakan buah dari waktu dan perhatian yang Anda curahkan untuk mereka dan hal-hal baik yang Anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi beberapa aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan uangnya.
Cinta
Ini satu hal klise lainnya, cinta tak bisa dibeli dengan uang, tapi akuilah hal itu benar. Dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman, dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.
Penerimaan
Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.
Kesehatan
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.
Kesuksesan
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.
Bakat
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.
Sikap yang baik
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.
Kedamaian
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.

Sumber : kompas.com

Tulisan Teratas

  • Tidak ada

Kalender

November 2009
S S R K J S M
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Arsip

Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Yahoo Messenger




Yang Lagi Bertamu


who's online


Blog Ini Dilihat oleh

  • 6,165 pengunjung