Posted by: Jaudy on: September 1, 2008
| Monday, 01 September 2008 | |
GAGAL: Ekspresi Allenatore Inter Milan Jose Mourinho kala menyaksikan timnya menghadapi tuan rumah Sampdoria. Inter yang difavoritkan menang harus puas dengan hasil imbang 1-1.GENOA(SINDO) – Jose Mourinho boleh saja gemar sesumbar,tapi kini mulut besar pelatih asal Portugal ini benar- benar kena tampar.Klub yang dilatihnya, Inter Milan,tak mampu menaklukkan Sampdoria.
Euforia Massimo Moratti kala menyaksikan tim miliknya bertanding pada giornata perdana Seri A 2008/2009 itu perlahan-lahan menguap. Start I Nerazzurri jauh dari kata memuaskan. Tim dengan status favorit scudetto yang diperkuat sederet pemain bintang dan kini dilatih allenatore jempolan tak mampu mendominasi lapangan hijau. Ya,Mourinho gagal memberi kado kemenangan setelah Inter hanya imbang 1-1 melawan I Blucerchiati di Stadio Luigi Ferraris, Minggu (31/8) dini hari waktu Indonesia. Pada babak pertama kemenangan memang seperti sudah di depan mata. Skema permainan lancar diterapkan Javier Zanetti dkk di lapangan. Wajah Mourinho pun kian berbinar kala Zlatan Ibrahimovic mencetak gol pada menit ke-33. Namun, semuanya berantakan ketika laga memasuki paruh kedua.Tanpa diduga Sampdoria mampu bangkit dan merepotkan Inter. Mourinho bahkan harus menahan napas saat Sampdoria menyamakan kedudukan lewat gelandang Gennaro Delvecchio pada menit ke-68. Hasil imbang ini tak pelak menampar keras wajah Mourinho yang sangat percaya diri sebelum laga ini digelar. Selain gagal memberi kemenangan pertama, pelatih berusia 45 tahun ini juga tidak mampu membuktikan sesumbarnya kalau Inter akan sangat digdaya mulai laga pertama. Yang menyakitkan, taktik Mourinho macet total pada babak kedua. Sesaat setelah tim lawan mencuri gol Mourinho mencoba mempertajam lini depan Inter dengan memainkan tiga striker. Toh,I Nerazzurri tetap gagal menambah gol.Keputusan Mourinho memainkan Esteban Cambiasso sebagai bek tengah juga terbukti mendatangkan bencana. Berkali-kali lini belakang Inter goyah karena keteledoran pemain asal Argentina tersebut. Sebagai juara Seri A tiga musim terakhir, Inter masih tampil jauh dari kata memuaskan. Buktinya, selama 90 menit I Nerazzurri tidak mampu mendominasi laga. Pasukan Mourinho bahkan hanya mampu melahirkan empat tendangan ke arah gawang. Entah karena merasa malu atau memang tulus, Mourinho menilai Inter tidak layak menang di laga kemarin. Dia juga meminta agar media-media Italia memberi apresiasi lebih pada penampilan impresif Sampdoria. Sikap pelatih asal Portugal ini tentu saja mengejutkan.Pasalnya,Mourinho terkenal pelit memberi pujian. Tanpa malu-malu pelatih yang sudah mengoleksi 13 gelar ini mengaku tersadar kalau persaingan di Seri A tidak semudah yang dia pikir. ’’Saya tidak bisa mengkritik pemain karena mereka sudah bekerja keras. Sampdoria mengubah permainan mereka secara drastis pada babak kedua.Terus terang saya kaget. Tentu saja saya menginginkan kemenangan,tapi penampilan tim ini sudah cukup membahagiakan,” tambah pemilik nama Jose Mario dos Santos Felix Mourinho ini,seperti dilansir Football Italia. Lalu, bagaimana reaksi Moratti melihat hasil mengecewakan ini? Presiden Inter ini mencoba bersikap bijak dengan menganggap hasil imbang sebagai sesuatu yang wajar.Moratti mengingatkan kalau musim lalu mereka juga mengawali kompetisi dengan hasil imbang. ’’Inter bermain bagus. Tim ini sudah semakin menyatu.Mourinho harus menjalani laga pertama yang penuh risiko,jadi saya tidak menganggap ini sebagai sebuah kekalahan atau pertanda buruk,” papar Moratti. Berbeda dengan kubu Inter yang mencoba tenang menghadapi hasil imbang ini, Allenatore Sampdoria Walter Mazzarri terlihat emosional. Mazzarri bahkan menanggap timnya pantas menang karena bermain jauh lebih bagus. ’’Bila bermain melawan tim hebat,Anda harus tampil sempurna.Kami dan Inter sama-sama memainkan sepak bola atraktif, tapi kami lebih pantas menegakkan kepala daripada Inter,” tandas Mazzarri. (maesaroh) |
Komentar Terakhir